Cart

Shop

Warna-Warni Indonesiaku
Warna-Warni Indonesiaku
Hot

Warna-Warni Indonesiaku

Buku ini adalah dirancang untuk kebutuhan pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing. Topik yang disajikan dalam buku ini dikemas bersinggungan dengan keseharian pembaca, khususnya BIPA. Topik-topik yang disajikan diantaranya: huruf dan angka, sapaann, perkenalan, hari dan tanggal, keluarga, anggota tubuh, nama kendaraan, nama tempat, pekerjaan, Binatang, buah-buahan, sayuran, kegemaran, dan makanan Indonesia. Keseluruhannya disajikan dengan maksud merelevansikan kebutuhan penguasaan keterampilan dalam berbahasa, yakni membaca, menyimak, menulis, dan berbicara.
Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Berbasis Preferensi Industri Berdasarkan Minat Mahasiswa
Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Berbasis Preferensi Industri Berdasarkan Minat Mahasiswa

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Berbasis Preferensi Industri Berdasarkan Minat Mahasiswa

Ilmu pengetahuan dan teknologi telah berkembang pesat mengikuti perkembangan zaman. Pada abad 21 dinamika perkembangan ilmu pengetahuan didominasi oleh perkembangan informasi dan teknologi terutama komputer dan digital yang memungkinkan setiap orang terkoneksi tanpa batas ruang dan waktu. Melihat perkembangn ini, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi mencanangkan kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) di mana kurikulum ini memberikan ruang kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar prodi dan di luar kampus. Perubahan-perubahan baik perubahan zaman dan kurikulum Pendidikan tinggi harus segera direspon oleh semua elemen di Perguruan Tinggi termasuk hingga level program studi. Merespon hal ini, Prodi Sastra Inggris menerapkan kurikulum MBKM dengan mendorong mahasiswa untuk memiliki pengalaman belajar di luar prodi dan di luar kampus melalui program-program MBKM yang telah berjalan seperti Pertukan Pelajar Mahasiswa Mandiri, dan lain-lain di mana program-program ini dapat dikonversi ke nilai mata kuliah prodi dan mata kuliah praktek seperti PKL
Pendidikan Kewirausahaan dan Kemandirian Santri
Pendidikan Kewirausahaan dan Kemandirian Santri

Pendidikan Kewirausahaan dan Kemandirian Santri

By Sufyan
Di Indonesia, pendidikan kewirausahaan di pondok pesantren semakin menonjol karena peran penting pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga mempersiapkan santri menjadi alumni yang mandiri dan berkontribusi secara positif dalam masyarakat. Namun peran penting tersebut tidak akan berhasil jika konsep pendidikannya tidak tepat, minimnya sumber daya yang disiapkan, apalagi dengan implementasi yang asal-asalan. Konsep pendidikan kewirausahaan di Pondok Pesantren melibatkan pengintegrasian nilai-nilai agama dan keterampilan kewirausahaan dalam kurikulum. Selain itu, pembekalan ilmu agama khas pesantren dan karakter islami juga menjadi bagian integral dari program ini. Implementasi program dilakukan melalui integrasi kurikulum, penyiapan sumber daya, pembelajaran integratif, pelibatan santri secara maksimal, pembentukan kelompok usaha, pendampingan, kegiatan ekstrakurikuler, kontes kewirausahaan, kolaborasi dunia usaha, serta monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan. Tantangannya adalah keterbatasan sumber dana, keterbatasan SDM pengajar dan mentor berkualitas, resistensi terhadap perubahan, integrasi kurikulum agar selalu relevan, serta sangat padatnya kegiatan. Meski signifikan, tantangan dapat diatasi secara bertahap sehingga tidak mengganggu keberlangsungan program. Respons santri terhadap program ini sangat antusias dan positif, yang terlihat dari keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan kewirausahaan. Dampak positif juga dirasakan oleh alumni, di mana banyak dari mereka telah mampu menjalankan usaha sendiri dan mencapai kemandirian ekonomi
TRANSFORMING WRITING INSTRUCTION: Insights into Four Square Writing Technique Integrated with the PDCA Model
TRANSFORMING WRITING INSTRUCTION: Insights into Four Square Writing Technique Integrated with the PDCA Model

TRANSFORMING WRITING INSTRUCTION: Insights into Four Square Writing Technique Integrated with the PDCA Model

The monograph is designed to serve as a resource for educators, providing both theoretical insights and practical applications of the Four Square Writing Technique (FSWT) integrated with the PDCA (Plan, Do, Check, Act) model. By integrating this technique into writing instruction, teachers can empower students to structure their thoughts, develop cohesive texts, and cultivate confidence in their writing abilities. This monograph has been inspired by the diverse challenges and opportunities encountered in teaching writing to vocational students. It is the product of careful research, extensive practice, and a commitment to addressing the specific needs of these learners. The text also aims to contribute to the academic discourse on writing instruction and to support educators in fostering critical thinking and effective communication among their students.
STUDENT’S BOOK: BUILDING BLOCKS OF ENGLISH
STUDENT’S BOOK: BUILDING BLOCKS OF ENGLISH
Hot

STUDENT’S BOOK: BUILDING BLOCKS OF ENGLISH

The book introduces the Four Square Writing Technique as a foundational approach to mastering English writing. By providing clear structures and engaging exercises, students can easily understand and practice various text types, including Invitation Letters, Personal Letters, Explanation Texts, and Analytical Exposition Texts. Each chapter is thoughtfully designed with activities such as Vocabulary Building, Reading Comprehension, and interactive speaking and writing tasks to encourage active participation and skill development. The topics in this book are tailored to align with students’ real-life contexts, fostering not only language skills but also positive values like discipline, responsibility, and collaboration. It is hoped that this book will serve as a valuable tool for students and a practical guide for teachers in the learning process.
STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKUKUM MERDEKA BELAJAR DI MADRASAH IBTIDAIYAH
STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKUKUM MERDEKA BELAJAR DI MADRASAH IBTIDAIYAH
Hot

STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKUKUM MERDEKA BELAJAR DI MADRASAH IBTIDAIYAH

Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah menjadi tantangan sekaligus peluang. Dengan jumlah madrasah yang tersebar di berbagai wilayah, pelaksanaan kurikulum ini membutuhkan kesiapan dari berbagai aspek, seperti sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta pemahaman terhadap konsep Kurikulum Merdeka itu sendiri. Namun, kehadiran kurikulum ini juga memberikan kesempatan bagi madrasah untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembelajaran yang lebih fleksibel, berbasis proyek, dan berpusat pada peserta didik. Pendekatan Kurikulum Merdeka yang menekankan pengembangan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila Islami diharapkan mampu menjawab kebutuhan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman di MI. Oleh karena itu, studi tentang implementasi Kurikulum Merdeka menjadi penting untuk mengidentifikasi praktik terbaik, tantangan yang dihadapi, serta solusi yang dapat diterapkan dalam mengoptimalkan keberhasilan pelaksanaan kurikulum ini.
TEACHING THROUGH EMI: Planning, Strategies, and Practices at Higher Education
TEACHING THROUGH EMI: Planning, Strategies, and Practices at Higher Education

TEACHING THROUGH EMI: Planning, Strategies, and Practices at Higher Education

Implementing EMI presents obstacles for institutions embarking on internationalization. To overcome these challenges and enhance quality, several strategies can be employed. Firstly, regarding course planning, content instructors may adapt the Rencana Pembelajaran Semester (RPS) or utilize templates from the Language Center. However, it is crucial to clearly define learning objectives (considering Higher Order Thinking Skills outcomes), activities, assessment methods, and grading criteria. Secondly, in terms of language usage, code-mixing during instruction occurs for various reasons, such as clarifying material, emphasizing specific terms, and engaging students. Content instructors may employ code-mixing to ensure student comprehension.
Crafting Personal Narratives Through Digital Storytelling In Higher Education Speaking Classes: A Practical Guide within Multiliteracy Pedagogy Framework
Crafting Personal Narratives Through Digital Storytelling In Higher Education Speaking Classes: A Practical Guide within Multiliteracy Pedagogy Framework
Hot

Crafting Personal Narratives Through Digital Storytelling In Higher Education Speaking Classes: A Practical Guide within Multiliteracy Pedagogy Framework

This guide is all about diving into the world of digital storytelling, using cool tech and your own stories to jazz up your speaking skills, all wrapped up within the multiliteracy pedagogy framework. First things first, we’ll break down what multiliteracy pedagogy is all about. We’re talking about using different skills—like creating videos and understanding tech—for a better communication. Then, let’s get to know about digital storytelling. What is it, you ask? It’s tales with a tech twist— videos, pictures, sounds, and more. It’s storytelling in the digital age. Next up, we’ll spill the beans on why digital storytelling rocks. Spoiler alert: it boosts creativity, sharpens thinking skills, and turns boring topics into engaging discussions. Get ready to see your class come alive! We’ll connect the dots between multiliteracy pedagogy and digital storytelling. The whole idea of multiliteracies is to tackle how we create meaning in various cultural, social, and specific subject contexts
PROFESI KEPENDIDIKAN
PROFESI KEPENDIDIKAN
Hot

PROFESI KEPENDIDIKAN

Buku Profesi Kependidikan merupakan panduan komprehensif yang menyajikan pemahaman mendalam mengenai dunia pendidikan dan profesi di dalamnya. Ditulis oleh tim akademisi dan praktisi pendidikan, buku ini membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan peran, tanggung jawab, serta tantangan yang dihadapi oleh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di era modern. Dimulai dengan pembahasan tentang definisi, sejarah, serta jenis-jenis profesi kependidikan, buku ini menggambarkan evolusi peran guru dari masa ke masa, termasuk pengaruh perkembangan sosial, budaya, dan teknologi. Buku ini juga membahas pentingnya landasan pendidikan dari sudut pandang filosofis, sosiologis, dan psikologis yang menjadi dasar dalam membentuk profesionalisme pendidik. Pada bagian selanjutnya, buku ini mengupas secara mendalam mengenai karakteristik dan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik profesional, termasuk etika profesi dan tanggung jawab moral yang melekat pada peran tersebut. Tak hanya itu, penulis juga membahas peran pendidik dalam pembangunan nasional, tantangan profesi di era digital dan Society 5.0, serta peluang inovasi dalam bidang pendidikan. Melalui pendekatan ilmiah dan data yang relevan, buku ini menyajikan strategi peningkatan profesionalisme pendidik dan merumuskan masa depan profesi kependidikan dalam menghadapi dinamika zaman. Buku ini sangat relevan bagi mahasiswa pendidikan, guru, dosen, pengambil kebijakan, serta siapa pun yang tertarik dengan dunia pendidikan.
DAKWAH DIGITAL: STRATEGI, TANTANGAN, DAN MASA DEPAN KOMUNIKASI ISLAM DI ERA VIRTUAL
DAKWAH DIGITAL: STRATEGI, TANTANGAN, DAN MASA DEPAN KOMUNIKASI ISLAM DI ERA VIRTUAL

DAKWAH DIGITAL: STRATEGI, TANTANGAN, DAN MASA DEPAN KOMUNIKASI ISLAM DI ERA VIRTUAL

Buku ini menyajikan kajian komprehensif tentang transformasi dakwah Islam di era digital, menggali strategi, tantangan, hingga proyeksi masa depan dakwah dalam lanskap komunikasi virtual yang terus berkembang. Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi seperti media sosial, big data, dan kecerdasan buatan, dakwah mengalami pergeseran paradigma yang signifikan—baik dari sisi pendekatan, medium, maupun audiens. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami bagaimana dakwah bertransformasi dari pendekatan konvensional menuju bentuk-bentuk baru yang lebih interaktif dan partisipatif di ruang digital. Pada buku ini diulas teori dan model yang relevan dalam memahami fenomena dakwah digital, serta metodologi yang dapat digunakan untuk mengkajinya secara ilmiah. Buku ini juga menyoroti media sosial sebagai arena dakwah yang dinamis, sekaligus medan tantangan seperti disinformasi dan polarisasi. Strategi komunikasi dakwah di era digital dikupas mendalam, mulai dari konten hingga cara membangun engagement dengan audiens beragam. Pada bagian selanjutnya, buku ini menelusuri bagaimana algoritma, big data, dan AI mempengaruhi penyebaran pesan-pesan dakwah, serta bagaimana para dai dapat beradaptasi. Juga diangkat isu-isu kritis seperti hoaks, polarisasi umat, dan pentingnya literasi digital untuk menciptakan masyarakat Muslim yang cerdas dan kritis dalam mengonsumsi informasi daring. Buku ini juga mengangkat dimensi etika dan regulasi, serta pentingnya pendekatan multikultural dalam menyampaikan pesan Islam di dunia yang semakin terhubung secara global. Di bagian berikutnya, dibahas peran dakwah dalam merespons Islamofobia dan membangun kontra-narasi melalui strategi komunikasi yang efektif di ruang digital. Buku ini menyajikan studi kasus dari para dai digital yang telah memanfaatkan media baru secara kreatif dan strategis, disertai evaluasi terhadap dampaknya. Pada bagian akhir buku ini akan membuka cakrawala pembaca tentang masa depan dakwah Islam dengan menghadirkan wacana seputar teknologi terbaru seperti virtual reality, metaverse, dan integrasi AI dalam menyampaikan pesan-pesan spiritual. Buku ini ditujukan bagi akademisi, praktisi dakwah, mahasiswa, serta siapa saja yang tertarik pada persimpangan antara Islam, teknologi, dan komunikasi. Sebuah referensi penting dalam merancang dakwah yang relevan, bijak, dan berdampak di tengah era digital yang kompleks dan terus berubah.
Komunikasi Islam di Era Digital: Narasi, Identitas, dan Moderasi dalam Ruang Publik Baru
Komunikasi Islam di Era Digital: Narasi, Identitas, dan Moderasi dalam Ruang Publik Baru

Komunikasi Islam di Era Digital: Narasi, Identitas, dan Moderasi dalam Ruang Publik Baru

Buku Komunikasi Islam di Era Digital: Narasi, Identitas, dan Moderasi dalam Ruang Publik Baru membahas dinamika komunikasi umat Islam dalam lanskap digital yang terus berkembang. Era digital telah membuka ruang publik baru yang tidak hanya memperluas jangkauan dakwah dan wacana keislaman, tetapi juga memunculkan tantangan terhadap otoritas keagamaan, pembentukan identitas, serta penyebaran narasi yang ekstrem atau moderat. Melalui pendekatan interdisipliner, buku ini mengulas bagaimana umat Islam membangun dan mempertahankan identitas keagamaannya di tengah banjir informasi, serta bagaimana narasi keislaman dibentuk, dikontestasikan, dan dikomunikasikan melalui media sosial, platform digital, dan teknologi komunikasi modern. Di dalamnya juga dibahas pentingnya moderasi beragama dalam menghadapi polarisasi dan penyebaran ujaran kebencian yang kerap muncul dalam ruang digital. Dengan menyoroti fenomena digitalisasi dalam perspektif komunikasi Islam, buku ini menjadi kontribusi penting bagi para akademisi, praktisi komunikasi, da’i, dan siapa saja yang peduli pada masa depan Islam yang damai, inklusif, dan relevan di tengah dunia yang terus terhubung secara digital.
Pengantar Statistik untuk Penelitian Pendidikan
Pengantar Statistik untuk Penelitian Pendidikan

Pengantar Statistik untuk Penelitian Pendidikan

Buku Pengantar Statistik untuk Penelitian Pendidikan ini dirancang untuk membantu mahasiswa, peneliti, dan praktisi dalam memahami dan menerapkan konsep-konsep statistik yang relevan dengan penelitian di bidang pendidikan dan ilmu sosial. Buku ini mencakup dasar-dasar statistik, distribusi data, probabilitas, hingga teknik-teknik analisis statistik inferensial, baik parametrik maupun non-parametrik. Dengan pendekatan yang praktis dan dilengkapi dengan panduan penggunaan software statistik seperti SPSS, buku ini menjadi alat bantu yang esensial bagi mereka yang ingin menguasai analisis data statistik dan menerapkannya dalam konteks penelitian yang nyata. Setiap bab diisi dengan contoh konkret, studi kasus, serta langkah-langkah analisis yang sistematis, menjadikannya referensi yang komprehensif dan mudah dipahami.