Cart

Pendidikan

EDUPRENEURSHIP: Education and Entrepreneurship Teori, Konsep dan Implementasi
EDUPRENEURSHIP: Education and Entrepreneurship Teori, Konsep dan Implementasi

EDUPRENEURSHIP: Education and Entrepreneurship Teori, Konsep dan Implementasi

Buku Edupreneurship: Education and Entrepreneurship – Teori, Konsep dan Implementasi menghadirkan pembahasan komprehensif mengenai perjumpaan antara dunia pendidikan dan kewirausahaan. Melalui uraian yang sistematis, buku ini menunjukkan bagaimana nilai, prinsip, dan praktik wirausaha dapat diintegrasikan ke dalam proses pendidikan untuk melahirkan generasi yang adaptif, mandiri, serta memiliki orientasi inovatif. Pembaca dibimbing memahami konsep dasar edupreneurship, relasinya dengan edutainment, serta bagaimana kreativitas dan inovasi menjadi fondasi dalam pembelajaran dan pengembangan usaha. Keunggulan utama buku ini terletak pada penyajian berbagai model praktik kewirausahaan berbasis pendidikan, mulai dari santripreneurship, teacherpreneurship, muslimahpreneurship, hingga technopreneur, digitalpreneur, sociopreneur, dan ecopreneur. Setiap konsep diperkaya dengan contoh implementasi nyata di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan Islam, memberikan gambaran konkret bagaimana pendidikan dapat menjadi ruang pembentukan karakter wirausaha. Selain aspek konseptual, buku ini menguraikan dasar keagamaan terkait etos kerja dan pencarian rezeki, memperlihatkan bagaimana nilai-nilai Islam memberikan landasan moral bagi aktivitas ekonomi yang produktif dan bertanggung jawab. Pembahasan tentang koperasi sekolah juga memperkuat perspektif bahwa kewirausahaan dapat ditumbuhkan sejak dini melalui pengalaman langsung dalam pengelolaan usaha bersama. Dengan kombinasi teori, nilai, dan praktik lapangan, buku ini menjadi rujukan relevan bagi mahasiswa, pendidik, pengelola lembaga pendidikan, serta pembaca yang ingin memahami dinamika kewirausahaan dalam konteks pendidikan modern. Buku ini menawarkan wawasan yang aplikatif dan inspiratif bagi siapa pun yang ingin mengembangkan kemandirian dan inovasi di dunia pendidikan.
ENGLISH FOR ICT STUDENTS

ENGLISH FOR ICT STUDENTS

English for ICT Students is a practical and context-based English learning book specifically designed to meet the academic and professional communication needs of students in the field of Information and Communication Technology (ICT). In an era where technology-driven collaboration transcends national and disciplinary boundaries, English proficiency has become a vital skill for ICT learners and future professionals. This book integrates core language skills with authentic ICT-related contexts, such as digital self-introduction, job descriptions, professional email writing, hardware and software descriptions, technical problem reporting, manual reading, product presentations, and cybersecurity communication etiquette. The eight well-structured units guide learners progressively from basic digital communication to more advanced professional and technical interactions. Each unit is carefully designed with clear learning objectives, relevant reading texts, grammar support tailored to ICT contexts, practical exercises, presentation tasks, and reflective activities. The materials emphasize clarity, accuracy, and professionalism, while also encouraging critical thinking, confidence, and adaptability in digital environments. Intended for ICT students, lecturers, and ESP practitioners, English for ICT Students serves as a comprehensive learning resource that bridges language competence and technical expertise, preparing learners to communicate effectively and responsibly in academic, workplace, and global ICT settings.
ENGLISH FOR TOURISM: EFFECTIVE COMMUNICATION FOR HOSPITALITY  AND TRAVEL

ENGLISH FOR TOURISM: EFFECTIVE COMMUNICATION FOR HOSPITALITY AND TRAVEL

Industri pariwisata terus berkembang seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan interaksi lintas budaya. Dalam konteks tersebut, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting bagi pemandu wisata, staf hotel, pekerja restoran, maupun berbagai profesi lain yang berhadapan langsung dengan wisatawan internasional. Bahasa Inggris tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga jembatan untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, ramah, dan berkesan. Buku English for Tourism: Effective Communication for Hospitality and Travel disusun sebagai panduan praktis untuk memahami dan menggunakan bahasa Inggris sesuai kebutuhan komunikasi dalam industri pariwisata. Pembahasannya dimulai dari perkembangan bahasa Inggris dalam pariwisata global, komunikasi efektif, serta penggunaan bahasa sebagai lingua franca, kemudian dilanjutkan dengan keterampilan menyapa dan menyambut wisatawan, memberikan informasi dan petunjuk perjalanan, serta komunikasi dalam layanan perhotelan. Pembaca juga diajak memahami komunikasi dalam restoran dan layanan makanan, kosakata profesional, reservasi, pemesanan makanan, pembayaran, hingga dialog situasional. Aspek kesadaran budaya dan etika profesional turut menjadi bagian penting untuk membangun komunikasi yang adaptif dan menghargai keberagaman. Dilengkapi contoh percakapan, kosakata, situasi nyata, dan latihan praktis, buku ini relevan bagi mahasiswa pariwisata dan perhotelan serta praktisi yang ingin meningkatkan kompetensi bahasa Inggris profesional secara aplikatif.
ETNOMATEMATIKA: Dari Budaya ke Literasi Matematis Menemukan Matematika Dalam Kehidupan Sehari-hari

ETNOMATEMATIKA: Dari Budaya ke Literasi Matematis Menemukan Matematika Dalam Kehidupan Sehari-hari

Matematika tidak pernah benar-benar jauh dari kehidupan. Ia hadir dalam aktivitas sederhana yang sering kita lakukan tanpa disadari: berbelanja di pasar, mengatur anggaran keluarga, memasak, mengukur lahan, menyusun pola, bermain, hingga mengambil keputusan berdasarkan informasi dan perkiraan. Buku Etnomatematika: Dari Budaya ke Literasi Matematis mengajak pembaca melihat matematika dari sudut pandang yang lebih dekat, manusiawi, dan kontekstual. Berangkat dari kegelisahan mengapa matematika kerap dianggap sulit dan menakutkan, buku ini menunjukkan bahwa persoalannya tidak selalu terletak pada matematika, tetapi pada cara matematika diperkenalkan. Melalui perspektif etnomatematika, budaya dipahami sebagai ruang tumbuhnya pengetahuan matematis sekaligus sumber belajar yang kaya. Pembaca diajak menjelajahi matematika dalam budaya Sunda dan Nusantara melalui pasar tradisional, kaulinan barudak Sunda, batik Mega Mendung, anyaman bambu, rumah tradisional, praktik pertanian, hingga beragam tradisi dari berbagai daerah. Buku ini juga menghubungkan pengalaman budaya dengan penguatan literasi matematis, peran keluarga dan sekolah, serta peluang teknologi digital dalam pembelajaran. Ditulis dengan bahasa yang reflektif dan dekat dengan kehidupan, buku ini relevan bagi mahasiswa, guru, dosen, maupun masyarakat umum. Sebuah ajakan untuk menemukan kembali matematika di sekitar kita, sekaligus merawat kekayaan budaya sebagai sumber pengetahuan. Pada akhirnya, buku ini mengajak mengubah rasa takut menjadi rasa ingin tahu dan budaya menjadi jembatan pembelajaran bermakna.
EXTENSIVE LISTENING IN SELF-REGULATED LEARNING ENVIRONMENTS: Theory, Practice, and Evidence

EXTENSIVE LISTENING IN SELF-REGULATED LEARNING ENVIRONMENTS: Theory, Practice, and Evidence

Extensive Listening in Self-Regulated Learning Environments: Theory, Practice, and Evidence explores how extensive listening can enhance students’ listening proficiency through meaningful exposure to authentic language input. Integrating theories of self-regulated learning, self-efficacy, students’ learning autonomy, and digital literacy, this book provides both theoretical insights and practical guidance for effective listening development. Drawing on contemporary research and classroom practice, the book demonstrates how podcasts, videos, audiobooks, and other digital resources can support learners in becoming confident, motivated, and independent language users. Designed for university students, pre-service teachers, lecturers, and researchers in English Language Education, this book serves as a valuable resource for understanding and implementing extensive listening in today's technology-rich learning environments. An essential guide for developing effective listening habits and lifelong language learning skills.
FOUNDATIONS OF LEARNING: An Overview Of Educational Theories
FOUNDATIONS OF LEARNING: An Overview Of Educational Theories

FOUNDATIONS OF LEARNING: An Overview Of Educational Theories

In modern educational practice, understanding various learning theories is very important for educators, prospective teachers, and education practitioners in order to design effective, relevant learning strategies that are tailored to the needs of students. Through this book, the author attempts to present a systematic theoretical study of several major theories that have influenced the development of educational science, namely Behaviorism, Cognitivism, Constructivism, Social Learning Theory, Sociocultural Theory, and Connectivism. Each chapter in this book is written by a different author, according to their field of study and scientific focus. The first chapter discusses Behaviorism theory, which focuses on behavior and reinforcement through habituation. The second chapter outlines Cognitivism theory, which explains the role of mental processes in learning. The third chapter describes Constructivism theory, which emphasizes the active process of learners in constructing knowledge. The fourth chapter explores Social Learning Theory, which links learning to observation and social interaction. The fifth chapter discusses Sociocultural Theory, which highlights the influence of culture and social context on cognitive development. Finally, the sixth chapter reviews Connectivism as a digital age learning theory that places technology and information networks as an integral part of the learning process.
FROM THEORY TO PRACTICE: A Hands-On Guide in English Language Teaching
FROM THEORY TO PRACTICE: A Hands-On Guide in English Language Teaching

FROM THEORY TO PRACTICE: A Hands-On Guide in English Language Teaching

This book is a comprehensive resource that bridges the gap between linguistic theory and classroom application. This collaborative work brings together the insights of emerging educators and scholars who explore how established learning theories can be effectively transformed into dynamic English Language Teaching practices. The book presents a collection of chapters, each focusing on a different pedagogical foundation from behaviorism, innatism, and cognitivism to communicative language teaching, Vygotskian theory, post-method pedagogy, Krashen’s second language acquisition, and connectivism. Each theory is discussed through an accessible structure that combines conceptual explanations, classroom implications, and detailed lesson plan examples. This dual emphasis allows readers not only to understand the philosophical roots of each approach but also to visualize how they can be implemented in real teaching scenarios. What distinguishes this book is its balanced approach: it neither confines itself to theory nor oversimplifies practice. Instead, it integrates both, guiding teachers to make informed decisions that are adaptable to diverse learner needs and institutional contexts. Readers will find practical strategies for fostering communicative competence, reducing learner anxiety, integrating technology, and designing meaningful learning experiences that promote interaction, reflection, and autonomy. Ultimately, this book emphasizes that effective English teaching is an ongoing dialogue between theory and practice—one that empowers teachers to transform principles into purposeful pedagogy and learners into confident, competent communicators in a global context.
HISTORY OF ENGLISH LITERATURE AND CULTURE

HISTORY OF ENGLISH LITERATURE AND CULTURE

English literature is more than a collection of celebrated texts; It is a living record of the historical, cultural, intellectual, and social transformations that have shaped the English-speaking world. History of English Literature and Culture invites readers to explore this remarkable journey, beginning with the earliest traditions of the Britons and Anglo-Saxons and continuing through the Norman and Medieval periods, the Renaissance, the Elizabethan Age, the Restoration, Classicism, Romanticism, and the Victorian era. The book also introduces fundamental approaches to studying and evaluating literature, enabling readers to appreciate literary works from both aesthetic and critical perspectives. Designed primarily for undergraduate students of English Literature and English Language Education, this textbook combines historical context, literary movements, major authors, representative works, and cultural developments into a coherent and accessible learning experience. Each unit is equipped with clearly defined learning objectives, concise explanations, self-assessment exercises, evaluations, and project-based activities that encourage analytical thinking, independent learning, and meaningful classroom discussion. Rather than presenting literary history as a sequence of isolated periods, this book demonstrates how literature reflects the dynamic relationship between language, society, politics, religion, and culture across centuries. By examining the evolution of literary forms alongside the changing values of each era, readers gain a deeper understanding of how literature both preserves and transforms human experience. Whether used as a primary course textbook, a supplementary reference, or a guide for independent study, History of English Literature and Culture provides a comprehensive foundation for exploring the richness of English literary heritage while fostering the critical, historical, and cultural awareness essential for students, educators, and anyone passionate about literature.
IINQUIRY MEETS TASK: Rethinking EFL Reading Pedagogy Through Engagement and Meaningful Literacy
IINQUIRY MEETS TASK: Rethinking EFL Reading Pedagogy Through Engagement and Meaningful Literacy

IINQUIRY MEETS TASK: Rethinking EFL Reading Pedagogy Through Engagement and Meaningful Literacy

Inquiry Meets Task: Rethinking EFL Reading Pedagogy Through Engagement and Meaningful Literacy offers a fresh perspective on contemporary EFL reading instruction by integrating inquiry-oriented pedagogy, task-based learning, and learner engagement into a unified pedagogical framework. Moving beyond conventional comprehension-centered approaches, this book repositions reading as a participatory, reflective, and communicative literacy practice that encourages learners to question, interpret, collaborate, and construct meaning actively. Grounded in contemporary theories of reading comprehension, literacy engagement, inquiry learning, and task-oriented pedagogy, the book introduces the Inquiry Meets Task model as an integrative approach for fostering meaningful reading experiences in EFL classrooms. The discussion highlights how inquiry stimulates critical exploration, how tasks provide purposeful communicative interaction, and how engagement sustains learners’ cognitive, emotional, and social participation throughout the reading process.

Written for educators, researchers, graduate students, and practitioners in English language education, this book contributes both theoretical insight and pedagogical reflection for those seeking more dynamic, engagement-centered, and inquiry-driven approaches to EFL reading pedagogy in contemporary literacy contexts.

Ilmu Alamiah Dasar Terintegrasi Al-Quran: Rumpun Ilmu Pendidikan
Ilmu Alamiah Dasar Terintegrasi Al-Quran: Rumpun Ilmu Pendidikan
Hot

Ilmu Alamiah Dasar Terintegrasi Al-Quran: Rumpun Ilmu Pendidikan

Pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada pengajaran ajaran agama tetapi juga mencakup ilmu pengetahuan umum, termasuk ilmu alamiah dan teknologi. Integrasi ilmu alamiah dan teknologi dalam pendidikan Islam sangat penting karena beberapa alasan berikut: Pertama, Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Analitis : Ilmu alamiah, seperti fisika, kimia, dan biologi, membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis. Kemampuan ini sangat penting dalam memahami fenomena alam dan kehidupan sehari-hari. Kedua, Memperkuat Pemahaman tentang Kebesaran Tuhan: Studi ilmu alamiah dapat memperkuat iman dan ketakwaan siswa dengan menunjukkan kebesaran dan keagungan ciptaan Tuhan. Al-Qur'an sendiri mendorong umat Islam untuk mempelajari alam semesta sebagai bukti kebesaran Allah. Ketiga, Mempersiapkan Generasi yang Kompeten dalam Teknologi : Di era digital ini, penguasaan teknologi sangat penting. Integrasi teknologi dalam pendidikan Islam memastikan bahwa siswa siap menghadapi tantangan teknologi dan mampu memanfaatkannya untuk tujuan yang baik dan bermanfaat. Keempat, Memajukan Umat Islam dalam Sains dan Teknologi: Dengan mengintegrasikan ilmu alamiah dan teknologi, pendidikan Islam dapat memajukan umat Islam dalam bidang sains dan teknologi, sehingga dapat berkontribusi lebih besar dalam perkembangan global dan mengatasi berbagai tantangan modern. Kelima, Menciptakan Pendidikan yang Holistik: Integrasi ini menciptakan pendidikan yang holistik, yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan spiritual dan moral tetapi juga keterampilan praktis yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari dan profesional. Keenam, Mendorong Inovasi dan Kreativitas: Pembelajaran teknologi dan ilmu alamiah mendorong siswa untuk berpikir kreatif dan inovatif, yang sangat penting dalam memecahkan masalah-masalah kompleks di masyarakat. Dengan demikian, integrasi ilmu alamiah dan teknologi dalam pendidikan Islam tidak hanya memperkaya kurikulum tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjadi individu yang beriman, cerdas, dan mampu berkontribusi positif dalam masyarakat.
Ilmu Qira’at
Ilmu Qira’at

Ilmu Qira’at

Ilmu qira’at, sebagai salah satu cabang ilmu keislaman yang berkaitan dengan variasi bacaan Al-Qur'an, memiliki kedudukan yang sangat penting dalam menjaga kemurnian dan keotentikan kalam Allah. Melalui ilmu ini, kita dapat memahami betapa luas dan kaya cara membaca Al-Qur'an yang diwariskan oleh Rasulullah ﷺ kepada para sahabat dan ulama setelahnya.
ILUSI KESAMAAN: Distingsi Pendekatan Kontekstual, Konkret, dan Realistik dari Perspektif Didaktik Matematika
ILUSI KESAMAAN: Distingsi Pendekatan Kontekstual, Konkret, dan Realistik dari Perspektif Didaktik Matematika

ILUSI KESAMAAN: Distingsi Pendekatan Kontekstual, Konkret, dan Realistik dari Perspektif Didaktik Matematika

Buku Ilusi Kesamaan: Distingsi Pendekatan Kontekstual, Konkret, dan Realistik dari Perspektif Didaktik Matematika disusun dengan tujuan utama untuk membantu para pembaca memahami dengan lebih jernih dan kritis perbedaan di antara tiga pendekatan pembelajaran yang kerap dianggap serupa, antara kontekstual, konkret, dan realistik. Dalam praktik pembelajaran di kelas, tidak jarang guru menggunakan ketiganya secara bergantian tanpa menyadari bahwa masing-masing memiliki filosofi, tujuan, dan strategi yang berbeda. Buku ini ingin meluruskan kekeliruan tersebut dengan menghadirkan penjelasan teoritis yang kuat, diperkuat dengan contoh-contoh nyata dari praktik di kelas. Secara lebih spesifik, buku ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman pembaca tentang bagaimana setiap pendekatan dirancang untuk membantu siswa membangun pemahaman matematis mereka dengan cara yang khas. Buku ini berupaya menunjukkan bahwa meskipun ketiganya sama-sama berorientasi pada “kenyataan” atau “hal-hal yang nyata,” cara mereka memanfaatkan kenyataan itu berbeda-beda, sehingga penggunaannya pun tidak dapat disamakan begitu saja.