Cart

Pendidikan

INTEGRATED COGNITIVE-BASED COOPERATIVE VOCABULARY MODEL: An Innovative Model for Differentiated Vocabulary Teaching Based on Cognitive Levels
INTEGRATED COGNITIVE-BASED COOPERATIVE VOCABULARY MODEL: An Innovative Model for Differentiated Vocabulary Teaching Based on Cognitive Levels
Hot

INTEGRATED COGNITIVE-BASED COOPERATIVE VOCABULARY MODEL: An Innovative Model for Differentiated Vocabulary Teaching Based on Cognitive Levels

This monograph presents the Integrated Cognitive-based Cooperative Vocabulary Model (IC-CVM), a groundbreaking framework designed to enhance English vocabulary instruction through cognitive engagement and cooperative learning. Grounded in four major educational theories, such as constructivism, differentiated instruction, cooperative learning, and multisensory instruction. IC-CVM offers practical, adaptable strategies for teaching vocabulary in diverse and heterogeneous classrooms. The models feature two interactive sub-models: word webbing, which stimulates semantic mapping and critical thinking, and Fan-n-Pick, which encourages peer collaboration and active language use. Together, these methods support differentiated instruction that aligns with students’ cognitive levels and learning styles. This monograph is a valuable resource for English teachers, language educators, and curriculum developers seeking to implement innovative, inclusive, and research-based vocabulary teaching practices. Through real classroom examples, implementation guides, and reflective insights, readers will gain a clear understanding of how IC-CVM can transform vocabulary learning into a more engaging, effective, and learner-centered experience.
ISLAMIC CHARACTER BUILDING BERBASIS DIGITAL LOGBOOK
ISLAMIC CHARACTER BUILDING BERBASIS DIGITAL LOGBOOK

ISLAMIC CHARACTER BUILDING BERBASIS DIGITAL LOGBOOK

Di tengah era disrupsi digital, pendidikan dasar menghadapi tantangan berat: bagaimana memastikan nilai-nilai religius tetap terinternalisasi ketika siswa berada di luar pengawasan guru? Metode pemantauan konvensional sering kali terjebak pada formalitas administratif dan gagal menyentuh kesadaran batin siswa. Buku “Islamic Character Building Berbasis Digital Logbook” hadir menawarkan terobosan pedagogis yang menjembatani kesenjangan antara moral knowing (pengetahuan) dan moral doing (pengamalan). Penulis merumuskan model pendidikan karakter yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan teknologi reflektif, mengubah gawai menjadi sarana muhasabah (evaluasi diri) yang efektif. Melalui pendekatan yang sistematis, buku ini membedah strategi pembiasaan karakter yang mencakup tiga dimensi fundamental ajaran Islam: Hablun Minallāh (membangun kesadaran spiritual dan disiplin ibadah; Hablun Minannās (menumbuhkan empati, kejujuran, dan kesalehan sosial; dan Hablun Minal ‘Ālam (membentuk generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian alam. Dilengkapi dengan panduan implementasi langkah demi langkah, instrumen monitoring, dan skenario pembelajaran tematik, buku ini adalah panduan wajib bagi pendidik, kepala madrasah, dan orang tua yang mendambakan lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga anggun secara moral dan spiritual. Buku ini menjadi sebuah panduan inovatif untuk mentransformasi catatan amal menjadi budaya digital yang bermakna.
KEPEMIMPINAN DAN PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH DALAM PENGENDALIAN MUTU SEKOLAH
KEPEMIMPINAN DAN PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH DALAM PENGENDALIAN MUTU SEKOLAH

KEPEMIMPINAN DAN PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH DALAM PENGENDALIAN MUTU SEKOLAH

Buku ini membahas secara komprehensif mengenai konsep kinerja dalam manajemen pendidikan serta peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah. Pembahasan buku menguraikan konsep kepemimpinan pendidikan dengan menyoroti peran dan fungsi kepala sekolah sebagai pemimpin organisasi pendidikan yang bertanggung jawab terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan pengelolaan sekolah. Berbagai model kepemimpinan pendidikan serta kompetensi yang harus dimiliki oleh kepala sekolah juga dibahas untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai praktik kepemimpinan yang efektif dalam konteks pendidikan. Kualitas kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja organisasi sekolah dan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan. Buku ini juga menguraikan secara sistematis mengenai sistem penilaian kinerja kepala sekolah sebagai bagian dari mekanisme pengendalian mutu pendidikan. Pembahasan meliputi prinsip dan tujuan penilaian kinerja kepala sekolah, kebijakan dan regulasi yang mengatur evaluasi kepemimpinan sekolah, serta peran pengawas sekolah dalam proses penilaian kinerja. Buku ini juga menjelaskan berbagai dimensi dan indikator yang digunakan dalam menilai efektivitas kepemimpinan kepala sekolah, seperti dimensi manajerial, supervisi akademik, kewirausahaan, pengembangan sekolah, serta hubungan sosial dan kemitraan dengan masyarakat. Buku ini memberikan landasan teoritis sekaligus implikasi praktis bagi pengembangan kepemimpinan pendidikan yang profesional dan akuntabel. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, dosen, kepala sekolah, pengawas sekolah, serta praktisi pendidikan dalam memahami dan menerapkan sistem penilaian kinerja kepala sekolah sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
Konseling Islami Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional, Intelektual, Spiritual, dan Adversitas Penderita HIV/Aids
Konseling Islami Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional, Intelektual, Spiritual, dan Adversitas Penderita HIV/Aids
Hot

Konseling Islami Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional, Intelektual, Spiritual, dan Adversitas Penderita HIV/Aids

Konseling Islami adalah proses pemberian bantuan kepada individu agar mampu hidup selaras dengan ketentuan dan petunjuk Allah, sehingga dapat mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Penyakit HIV/AIDS adalah penyakit yang sebab utamanya karena perilaku menyimpang sexual. Kelompok berisiko dalam penyebaran penyakit ini adalah laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (homoseksual), untuk mengontrol penyebaranya melalui peningkatan program pencegahan. Studi internasional dan juga penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa pemberian konseling atau pendidikan  kesehatan reproduksi menghasilkan kehidupan  perilaku  seksual  yang  lebih  bertanggung  jawab  dan  perilaku  seks  yang aman. Buku ini mengkaji efektifitas konseling Islami dalam meningkatkan kecerdasan emosional, intelektual, spiritual dan adversitas penderita HIV/AIDS. Modul konseling Islami diperlukan untuk meningkatkan kecerdasan emosional, intelektual, spiritual dan adversitas penderita HIV/AIDS. Selain itu, perlu juga kerjasama antar sektor yang mendukung penekanan penyebaran penyakit HIV/AIDS. Buku ini disusun atas dasar keprihatinan penulis melihat fenomena bertambah banyaknya penderita HIV, dan perlu mendapatkan penanganan untuk meningkatkan kecerdasan emosional, intelektual, spiritual dan adversitas penderita dengan harapan bisa meningkatkan kualitas pengetahuan agama, kesehatan dan harapan hidup. Penulis melihat peluang dari potensi diri sebagai dosen dan sebagai anggota aktif di organisasi persatuan perawat untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit HIV dengan pendekatan pendidikan, psikologi dan agama.
Konsep Dasar IPA di Sekolah Dasar dan Praktikum Pembelajaran
Konsep Dasar IPA di Sekolah Dasar dan Praktikum Pembelajaran

Konsep Dasar IPA di Sekolah Dasar dan Praktikum Pembelajaran

Buku Konsep Dasar IPA di Sekolah Dasar dan Praktikum Pembelajaran disusun sebagai panduan praktis bagi guru, mahasiswa, dan praktisi pendidikan dalam memahami serta mengajarkan IPA di tingkat sekolah dasar. Buku ini mengupas konsep-konsep dasar IPA secara sistematis, mulai dari makhluk hidup, tubuh manusia, energi, hingga alam semesta.

Tidak hanya berfokus pada teori, buku ini juga menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktikum dan pengalaman langsung. Melalui pendekatan yang kontekstual dan mudah dipahami, pembaca diajak mengembangkan keterampilan berpikir ilmiah, rasa ingin tahu, serta kemampuan memecahkan masalah.

Buku ini diharapkan menjadi referensi yang mendukung terciptanya pembelajaran IPA yang aktif, inovatif, dan bermakna bagi peserta didik di era modern.

Konsep Dasar Pendidikan Karakter Kinerja
Konsep Dasar Pendidikan Karakter Kinerja

Konsep Dasar Pendidikan Karakter Kinerja

Karakter kinerja merupakan salah satu faktor penting dalam perkembangan peserta didik, sebagaimana kita ketahui bahwa karakter kinerja siswa di Indonesia masih sangat rendah. Rendahnya karakter kinerja tersebut akan berdampak pada rendahnya sumber daya manusia Indonesia di masa yang akan datang. Segala upaya telah dilakukan oleh sekolah untuk penguatan karakter kinerja siswa, namun belum memberikan efek yang signifikan dalam perubahan karakter kinerja siswa di sekolah. Maka dari itu perlunya terobosan baru, yang dilakukan oleh sekolah untuk meningkatkan karakter kinerja siswa. Model pendidikan karakter kerja yang dikembangkan sesuai kebutuhan siswa disinyalir dapat membantu meningkatkan karakter kinerja siswa di sekolah
Landasan Pendidikan
Landasan Pendidikan

Landasan Pendidikan

Landasan pendidikan mengacu pada praktik dan kebijakan pendidikan, serta studi analisis kritis. Ilmu pendidikan adalah teori sistematis tentang apa yang benar-benar diajarkan kepada siswa agar mereka dapat mencapai kecerdasan. Pendidikan selalu dimulai dengan langkah-langkah yang memungkinkan setiap individu untuk mengembangkan potensinya sendiri, menunjukkan sikap yang positif, dan berperilaku dengan baik di lingkungan tempat anak beraktivitas. Pendidikan dimulai dari keluarga atau individu yang belum mandiri dan kemudian berkembang di lingkungan formal dan atau non formal. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 mengamanahkan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis, serta bertanggung jawab. Buku ini merupakan karya yang dapat menambah wawasan pembaca, khususnya bagi mereka yang mengabdikan dirinya sebagai pendidik maupun tenaga kependidikan. Kajian dalam buku ini dimulai dari Hakikat Manusia dan Dimensi Kemanusiaan, Hakikat Pendidikan, Unsur-Unsur Pendidikan, Landasan Filosofis, Psikologis, Historis, Sosio Kultural, Yuridis, dan Aliran Klasik serta Gerakan Pembaharuan Pendidikan.
Langkah Praktis Menyusun Proposal Penelitian
Langkah Praktis Menyusun Proposal Penelitian

Langkah Praktis Menyusun Proposal Penelitian

Buku ini akan membahas langkah-langkah praktis dalam menyusun proposal penelitian, khususnya dalam penelitian pendidikan. Pembahasan dalam buku ini disajikan secara sistematis, terdiri dari: Pertama, merumuskan judul penelitian. Judul merupakan sesuatu yang penting di dalam penulisan karya ilmiah. Judul harus dapat menggambarkan isi dari karya ilmiah yang dibuat. Dengan memahami masalah dan novelty penelitian, akan mampu mengembangkan judul penelitian dengan baik, yang didalamnya memuat masalah penelitian yang baik, serta memiliki nilai kebaruan yang akan menambah kebermanfaatan dari penelitian yang dilakukan. Kedua, pendekatan dalam penelitian pendidikan. Sebelum mempersiapkan langkah pengumpulan data, terlebih dahulu harus mengetahui pendekatan dari penelitian yang akan dilakukan. Hal ini agar langkah-langkah pengumpulan data yang dilakukan sesuai dengan prosedur dari pendekatan penelitian yang dipilih. Ketiga, pertanyaan dan hipotesis penelitian. Pertanyaan penelitian bisa dikatakan sebagai cara peneliti untuk mencari Solusi atas masalah yang dia ungkapkan. Jawaban atas pertanyaan itulah diharapkan akan menjawab masalah yang diungkapkan peneliti. Pertanyaan penelitian ini sangat erat kaitannya dengan hipotesis penelitian. Hipotesis merupakan salah satu bagian penting dalam penelitian. Hipotesis ini merupakan dugaan cerdas tentang jawaban dari pertanyaan penelitian yang diajukan. Untuk dapat menjawab pertanyaan penelitian, hipotesis perlu dikembangkan dengan cara yang baik dan benar. Keempat, pengumpulan data penelitian. Pada buku ini akan dijelaskan mengenai menentukan sampel penelitian, alat/instrument pengumpul data, dan pengujian instrument penelitian yang meliputi uraian untuk mengukur validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Dengan memahami sampling penelitian dan instrumen pengumpul data, peneliti akan mampu menentukan subjek penelitian yang tepat, serta memilih instrumen yang tepat untuk mengumpulkan data sesuai dengan masalah penelitian yang ingin ketahui jawabannya.
LEAP: LEARNING ENGLISH VIA APPS AND PLATFORMS
LEAP: LEARNING ENGLISH VIA APPS AND PLATFORMS
Hot

LEAP: LEARNING ENGLISH VIA APPS AND PLATFORMS

LEAP: Learning English via Apps and Platforms merupakan panduan praktis untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan bahasa Inggris melalui aplikasi maupun platform digital. Di era teknologi ini, belajar tidak lagi terbatas pada buku teks atau ruang kelas. Buku ini mengenalkan berbagai aplikasi dan platform belajar bahasa Inggris yang dirancang untuk mengasah keterampilan berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis secara terpadu. Ditulis oleh tim penulis muda yang berpengalaman di bidang pendidikan dan teknologi, buku ini menyajikan langkah-langkah penggunaan aplikasi/platform, fitur unggulan, serta strategi belajar mandiri yang efektif. Cocok bagi siswa, guru, dan pembelajar mandiri, LEAP mengajak pembaca untuk “leap further and go beyond”—menjadikan teknologi sebagai mitra belajar yang interaktif dan menyenangkan. Mulailah perjalanan belajarmu hari ini dengan pendekatan yang modern, fleksibel, dan bermakna. Dengan LEAP, belajar bahasa Inggris jadi lebih menarik dan seru!
LEARNING ENGLISH DIFFERENTLY:  CRITICAL AND CREATIVE APPROACHES TO ELT METHODS
LEARNING ENGLISH DIFFERENTLY:  CRITICAL AND CREATIVE APPROACHES TO ELT METHODS

LEARNING ENGLISH DIFFERENTLY: CRITICAL AND CREATIVE APPROACHES TO ELT METHODS

In an era where English has become a global bridge for knowledge, culture, and opportunity, the way we teach it must evolve. Learning English Differently: Critical and Creative Approaches to ELT Methods invites readers to rethink English Language Teaching through fresh, innovative, and context-responsive perspectives. Moving beyond rigid, traditional classroom routines, this book explores a spectrum of contemporary methods; Problem-Based Learning, Project-Based Learning, Task-Based Language Teaching, Cooperative Learning, Communicative Language Teaching, Flipped Classroom, Post-Method Pedagogy, and more. Drawing on blending theory, research, and practical classroom strategies, the authors illuminate how each approach can foster critical thinking, collaboration, creativity, and communicative competence. More importantly, the book challenges educators to question underlying assumptions in ELT and to design learning experiences that honor students’ identities, cultures, and lived realities. Written with clarity and vision, this book serves as an essential companion for teachers, education students, researchers, and anyone committed to transforming English learning into a meaningful, empowering, and future-oriented journey.
LETS Local Wisdom-Based English Teaching Strategies

LETS Local Wisdom-Based English Teaching Strategies

LETS: Local Wisdom-Based English Teaching Strategies presents a contextual and inquiry-oriented framework for transforming English literacy learning in higher education. Responding to the persistent challenges of decontextualized reading instruction, this book demonstrates how local wisdom can become an epistemic and cognitive resource that strengthens comprehension, engagement, and higher-order thinking rather than serving merely as cultural enrichment. Grounded in classroom-based inquiry and Design-Based Research conducted in an Indonesian EFL context, the LETS Framework integrates local wisdom, Problem-Based Learning, collaborative inquiry, and reflective literacy practices into a coherent pedagogical model. Through this integration, reading is redefined as a meaningful process of investigation, interpretation, and knowledge construction that connects global academic literacy with learners’ cultural identities and lived experiences. The book presents the theoretical foundations, conceptual framework, instructional design, classroom implementation, and empirical evidence supporting LETS. It also offers practical guidance for developing contextual reading materials, inquiry-oriented literacy activities, reflective assessment, and culturally responsive teaching practices that foster meaningful and equitable learning environments. Written for lecturers, teachers, curriculum developers, researchers, and graduate students, this monograph contributes to contemporary discussions on contextual EFL pedagogy by demonstrating that meaningful English literacy emerges when global learning is connected to local knowledge, culture, and authentic educational experiences.
LOCAL WISDOM BASED-READING MATERIALS FOR UNIVERSITY STUDENTS

LOCAL WISDOM BASED-READING MATERIALS FOR UNIVERSITY STUDENTS

Reading is no longer simply about understanding words on a page. In today's academic and information-rich world, university students need to analyze ideas, evaluate evidence, solve problems, and connect what they read with real-life situations. Reading Skills for University Students: Integrating Local Wisdom and Problem-Based Learning is designed to support first-year university students in developing these essential reading competencies through meaningful, contextual, and engaging learning experiences. A distinctive feature of this book is the integration of Majalengka's local wisdom into authentic reading materials. Local legends, culinary heritage, tourism, agriculture, environmental issues, and community life become meaningful contexts through which students develop English reading skills while strengthening their appreciation of local culture. Supported by the principles of Problem-Based Learning, students are encouraged not only to understand texts but also to analyze issues, collaborate with peers, and propose evidence-based solutions to authentic local challenges. Ideal for Reading Comprehension courses in higher education, this book serves as both an instructional resource and a bridge between language learning, critical literacy, and responsible citizenship, preparing students to become thoughtful readers and lifelong learners.